Kali ini saya membawa kabar bahagia :]
Bukan-bukan, saya belum berpikiran untuk menikah dini.
Di post kali ini saya akan menceritakan tentang pengalaman baru hasil keisengan saya beberapa minggu yang lalu. Sebelumnya saya mau menunjukan sesuatu.
siap-siap.. TARAA!
Masih belum ngerti? Jum (read: zoom) dikit deh..
Lagi-lagi keisengan yang berbuah hasil ;p
tautan terkait: http://www.blackxperience.com/index.php?page=bia-contestant&tp=semifinalist&yid=7
Jadi beberapa minggu yang lalu setelah tau pendaftaran Black Innovation Award 2011 (selanjutnya disingkat BIA2011) sudah dibuka, saya iseng-iseng coba mendaftarkan sebuah konsep desain yang saya namakan <bikesignal>. Singkatnya, <bikesignal> adalah sebuah desain tas pinggang yang berkerja seperti lampu sein pada sepeda. Tanpa disangka-sangka, beberapa minggu setelah pendaftaran itu, saya dihubungi oleh pihak BIA2011 yang menanyakan kesanggupan saya untuk presentasi pada Rabu, 27 Juli yang lalu di Grand Kemang Hotel.
Secara kebetulan juga hari Rabu kemarin seluruh murid di sekolah saya dipulangkan lebih pagi, jadi saya pikir bisa lebih cepat sampai di Grand Kemang Hotel. Tapi walaupun manusia berencana, Tuhan yang tetep berkehendak. Tol dan jalanan yang saya lalui sangat-sangat macet. Padahal saya berangkat sebelum pukul setengah dua belas dimana harusnya bukan jam-jam jalanan padat.
Perjalanan berlangsung lama sampai akhirnya argo berhenti tipis sebelum 100ribu
Sekitar pukul dua belas lewat, saya tiba di Grand Kemang dan menuju ke ruang Wiva 1 setelah sempat bertanya pada beberapa orang. Beberapa menit setelah saya masuk, seminar tentang HAKI dan entepreneur yang sudah berlangsung dari jam 8 pagi selesai dan kita langsung ke acara inti yaitu presentasi per-orangan. Di hari sebelumnya saya sudah ijin ke panitia kalau saya tidak bisa mengikuti acara dari pagi dan mereka memaklumi itu.
Daftar giliran maju lalu ditempel panitia di depan ruangan dan saya mendapat nomer urut 13. Selama menunggu giliran, saya berkenalan dengan beberapa finalis 25 besar BIA2011 lainnya, dan saya baru sadar kalau sebenarnya semua inovasi yang masuk 50 besar sudah dipajang di website resmi BIA2011 dari kemarin-kemarin. Jujur saja saya sempet kaget mengetahui hal itu dan kagok ketika diajak berkomentar tentang inovasi-inovasi lainnya. Hampir semua ide-ide mereka sangat brilian dan saya acungi jempol bagi inovator-inovator yang menambahi unsur lokal pada inovasinya.
The presentation
Tibalah giliran saya untuk maju presentasi. Persiapan saya bisa dibilang kurang maksimal. Salah saya memang tidak nge-cek ke website BIA2011, jadi saya baru diberitahu panitia via telepon hanya beberapa hari sebelum hari H. Slide yang saya persiapkan terdiri dari 8 halaman yang less-text. Soal narasi dan alurnya sendiri baru saya persiapkan malam sebelumnya.
Jujur saja saya sama sekali tidak gugup saat masuk ruangan, bahkan saat saya sadar ternyata ada Yoris Sebastian sebagai salah satu juri-nya. Saya merasa cukup nyaman dengan suasananya yang tidak terlalu menegangkan. Namun mungkin saya yang terlewat nyaman. Tiba-tiba seorang panitia berdiri dan bilang kalau waktu 10 menit saya telah habis. What.. sudah 10 menit?
Presentasi belum selesai dan terhenti saat pengenalan produk saya baru saja dimulai.
Saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi selain tetap tenang dan fokus. Selanjutnya adalah sesi pertanyaan dari juri. Saat juri menyiapkan pertanyaan, saya masih tidak habis pikir "apa tadi benar-benar sudah 10 menit?" bahkan sampai sekarang pertanyaan itu masih terngiang di kepala saya. Rasanya baru sekitar 5 menit kalau dihitung dari sejak saya memulai presentasi. Tapi ya sudahlah jangan dibahas lagi.
Saya mendapat 2 pertanyaan yang mungkin salah satunya sudah bisa saya tebak yaitu "Bagaimana cara kerjanya?", mengingat presentasi saya tadi belum sampai pada tahap itu. Satu pertanyaan lagi adalah apa di <bikesignal> terdapat kantong? Mungkin pertanyaan ini muncul untuk menegaskan perbedaan saya dengan produk serupa yang mereka lihat di blog Adi Widjaja (dapat dilihat di blognya di tautan ini), Sinobike.
Jujur, saya baru pertama kali lihat dan tau setelah buka blognya Mas Adi sepulang dari acara tersebut. Teman-teman finalis BIA2011 lainnya saat sama-sama menunggu giliran juga memberitahu saya kalau Mas Adi menunjukan produk serupa <bikesignal> yang sudah ada sebelumnya. Saya pun gak menyangka kalau desainnya bisa dibilang sangat mirip.
Gila, kok kepikirannya sama.
Bedanya saya baru kepikiran tahun ini sedangkan sinobike malahan sudah menembus pasar.
Alhasil, 20 besar sudah diumumkan kemarin di web BIA2011 dan <bikesignal> sepertinya harus puas terhenti di 25 besar. Banyak banget kenalan dan pelajaran yang bisa saya ambil dalam acara ini. Semoga saja saya kepikiran ide brilian baru dan tahun depan bisa ikut lagi.
Buat teman-teman yang lolos, saya ucapkan selamat dan semoga yang terbaik yang menang.
Belum nyoba? Kompetitisi ini bebas biaya pendaftaran, jadi gak rugi deh kalo ikutan :]
Tambahan: Saya sempet diwawancara singkat sama presenter Black in News, jadi tunggu muka saya hadir di layar kaca kalian Selasa/Rabu malam tanggal 2 atau 3 Agustus di MetroTv :p
Comments [0]